Ulah Aurel yang Hamil Muda Suka Begadang Dikeluhkan Atta Halilintar, Krisdayanti Ikut Menanggapi



Kebiasaan Aurel Hermansyah yang suka tidur larut malam meski sedang hamil dikeluhkan youTuber Atta Halilintar.

Keluhan Atta Halilintar ini rupanya mendapat tanggapan dari Krisdayanti.

Mengingat, kehamilan Aurel Hermansyah kini sudah menginjak usia 4 bulan.

Hal itu dikeluhkan Atta Halilintar saat memeriksakan kandungan Aurel bersama Krisdayanti.

Pasangan fenomenal Atta dan Aurel kini memang tengah berbahagia dan tak sabar menantikan kehadiran buah hati pertamanya.

Kepada dokter, Atta mengatakan bahwa Aurel Hermansyah masih suka begadang.

"Makanya sayang jangan nakal, kalau dibilang tidur itu tidur," ujar Atta Halilintar dikutip TribunWow.com dari YouTube The Atta Family, Senin (6/8/2021).

Aurel Hermansyah tak membantah apa yang diadukan suaminya.

Ia mengakui bahwa kini tengah mengalami gangguan tidur.

"Susah dok, suka susah tidur. Susah banget, kayak jam 2 baru ngantuk," ucap Aurel.

Mendengar hal tersebut, Krisdayanti yang mendampingi putri kesayangannya itu memberikan nasihat.

Ia menduga bahwa Aurel Hermansyah kurang rileks dan seolah banyak yang dipikirkan.

"Banyak yang dipikir, rileks sedikit Kakak," ucap KD.

Dokter mengatakan, hal itu mungkin memang disebabkan oleh kebiasaan lama Aurel.

Padahal, memasuki trimester kedua seperti sekarang, Aurel Hermansyah seharusnya sudah mulai menjaga kondisinya.

"Nonton filmnya kali sampai malam," ujar dokter.

"Harus berapa jam sih dok, tidurnya?" tanya Atta.

"Umumnya pasti 6 jam perlu lah minimal," kata dokter.

Dokter memperingatkan, Aurel di trimester ketiga nanti dipastikan akan susah tidur.

Pasalnya, bayi di dalam kandungannya nanti pasti sudah mulai aktif.

Apa bahayanya jika ibu sering begadang saat hamil?

Kualitas dan kuantitas tidur yang buruk banyak dialami oleh ibu hamil. Melansir jurnal BMC Pregnancy and Childbirth, sekitar 3 dari 10 wanita hamil memiliki durasi tidur kurang dari 7 jam setiap harinya.

Selain karena sering buang air kecil sepanjang malam, perut ibu yang semakin membesar juga menyulitkan untuk menemukan posisi yang nyaman untuk tidur.

Meski lazim terjadi, bukan berarti Anda memaklumi hal ini. Pasalnya, ibu hamil yang begadang dapat merugikan kesehatan diri dan bayi dalam kandungan. Berikut beberapa bahaya yang perlu Anda waspadai.

1. Begadang saat hamil meningkatkan risiko persalinan prematur

Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh Psychosomatic Medicine, ibu hamil yang mengalami masalah tidur berisiko lebih tinggi melahirkan bayi prematur daripada ibu hamil yang tidurnya cukup dan berkualitas.

Hal ini dapat terjadi karena ibu hamil yang begadang berisiko mengalami badai sitokin sehingga membahayakan sistem kekebalan tubuh.

Bagi wanita hamil, peningkatan kadar sitokin dapat memengaruhi kinerja pembuluh darah di tulang belakang yang mengarah ke plasenta, sehingga meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur dan depresi.

2. Begadang saat hamil meningkatkan risiko preeklampsia

Sebuah studi dilakukan oleh Nikolaos Georgiou dari East Kent University Hospitals terhadap 49 ibu hamil.

Ia menyatakan bahwa ibu hamil muda yang tidurnya kurang dari lima jam per malam 10 kali lebih berisiko mengalami preeklampsia daripada mereka yang cukup tidur.

Preeklampsia merupakan kondisi yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Komplikasi preeklampsia meliputi kerusakan organ janin, kematian bayi dalam kandungan, bahkan berakibat fatal bagi ibu yang menjalani operasi caesar.

3. Begadang saat hamil meningkatkan risiko tekanan darah tinggi

Mengutip jurnal Sleep Science, durasi tidur yang pendek dan kualitas tidur yang buruk dapat menurunkan kesehatan tubuh, termasuk menyebabkan hipertensi pada ibu hamil.

Ini karena tidur yang terganggu dapat mengubah kadar hormon endothelin dan vasopressin. Keduanya bekerja mengatur kembang-kempis saluran pembuluh darah di seluruh tubuh yang memengaruhi tekanan darah.

4. Begadang saat hamil meningkatkan peluang operasi caesar

Sebuah penelitian dilakukan oleh Sichuan University terhadap 688 wanita hamil di Cina. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa lebih dari separuh wanita yang menjalani operasi caesar mengalami gangguan tidur saat hamil.

Jika Anda ingin menjalani persalinan normal, hal ini tentu menjadi suatu kekhawatiran tersendiri.

5. Begadang saat hamil memperlama proses persalinan normal

Ibu yang tidur kurang dari enam jam per malam di kehamilan trimester ketiga berisiko melahirkan normal dengan durasi yang lama. Ini menurut penelitian yang diterbitkan oleh Maternal and Child Health Journal.

Persalinan yang memakan waktu lama tidak hanya menyakitkan dan menguras tenaga ibu, melainkan juga berdampak negatif pada bayi.

Salah satu risiko yang dapat terjadi adalah bayi menghirup mekonium sehingga mengalami keracunan pada paru. Selain itu, menurut Badan Kesehatan Dunia, persalinan yang terlalu lama juga meningkatkan risiko bayi mengalami infeksi.

6. Ibu yang begadang saat hamil berisiko mengalami gangguan metabolisme

Ibu hamil yang begadang, terutama selama trimester ketiga berisiko mengalami kekurangan kadar adiponektin. Adiponektin adalah senyawa yang berfungsi menjaga metabolisme tubuh.

Jika mengalami gangguan metabolisme, Anda akan lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan saat hamil.

Tidak hanya pada ibu, kekurangan adiponektin juga dapat menyebabkan berbagai penyakit pada bayi setelah ia lahir dan tumbuh dewasa. Anak akan lebih berisiko menderita diabetes, obesitas dan penyakit akibat gangguan metabolisme lainnya.


sumber : banjarmasin.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel