TOLONG JAGA UCAPAN, Teguran Kiwil pada Putra Kandung karena Dinilai Kasar ke Anak Tiri, Rohimah Pilu



Rohimah mengaku putranya ditegur oleh sang ayah karena dinilai kasar terhadap anak tiri Kiwil. Putra Rohimah diminta jaga ucapan. Seperti apa?

Rizky Arnanda, putra kandung Kiwil dari Rohimah mengungkap perasaan pilunya.

Ia mengaku sempat ditegur oleh sang ayah.

Hal itu terjadi karena Rizky Arnanda dinilai kasar terhadap anak tiri Kiwil.

Rizky Ananda pun diminta untuk menjaga ucapan.

Hal itu dibeberkan Rohimah saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi No Secret.

Awalnya Rohimah menyebut sudah dua bulan anak-anaknya tak bisa menghubungi Kiwil.



"Anak saya kalau nelfon selalu enggak pernah diangkat, udah dua bulan," ujar Rohimah seperti dikutip TribunStyle.com dari YouTube TRANS TV Official, Rabu 15 September 2021.

Rohimah pun menceritakan respons anak-anaknya saat tak diperhatikan oleh Kiwil.

Ia mengaku ikut merasakan kepiluan itu.

"Si kakak orangnya lebay kan, beda dengan si Abang (Rizky Arnanda), si Abang agak pendiam.

Si kakak lebay, pokoknya didramatisir banget deh 'Aku enggak minta uang ayah pulang, aku minta ayah tuh peluk aku'.

Jadi kan saya seorang ibu ikut merasakan gimana gitu," lanjutnya.

Rohimah kemudian membeberkan teguran Kiwil pada Rizky Arnanda.

Ia menyebut Kiwil meminta putra kandungnya itu untuk menjaga ucapan.



"Nah ditambah lagi dia (Rizky Arnanda) juga coba telfon berkali-kali, dari bahasa halus, setengah halus, sampai akhirnya dia hubungi anak tirinya Bang Kiwil.

Baru lah dia ngomong agak kasar, si anak tiri ini tidak membalas tapi ayahnya yang membalas 'Abang tolong jaga ucapan'.

Dia (Rizky Arnanda) bilang 'Kenapa ayah bacanya kata-kata yang istilahnya agak kasar tapi kok yang halusnya enggak ditunjukkin sama anaknya'," terang Rohimah.

Rizky Arnanda atau Nanda turut memberikan klarifikasi.

Ia membantah telah melempar kata-kata kasar kepada anak tiri Kiwil.

"Klarifikasi sedikit, enggak ada kata-kata kasar di situ.

Mungkin nadanya aja yang agak keras, mungkin dia bacanya sambil emosi juga.

Jadi ya kelihatan di dia tuh sedikit kasar gitu," papar Nanda.



Saat disinggung mengenai Kiwil yang lebih memperhatikan orang lain, Nanda tak menampik sempat merasa marah.

Namun, ia kini memilih pasrah.

"Sempat, sempat marah.

Marah sama diri sendiri, sama siapapun yang ada di sekitar.

Pada saat itu rasanya semua orang harus ngertiin aku gitu.

Cuma ya makin ke sini makin mikir ya sudah memang ini jalannya," tandas Nanda.

Rohimah Sebut Kiwil Telantarkan Anak, Putranya Rela Ngojek Demi Makan: Saking Nunggu Transferan

Sebelumnya, Rohimah juga sempat mencurahkan isi hatinya terkait Kiwil.

Ia merasa mantan suaminya itu telah menelantarkan anak-anaknya.

Nanda, putra sulung Rohimah bahkan rela menjadi tukang ojek demi keluarganya bisa makan.

"Punten Bang Kiwil, sampai anak Bang Kiwil, Abang Nanda, asal abang tahu dia sampai ngojek lho bang buat makan kita.

Asal abang tahu, dia saking kasihan sama bundanya, sampai dia ngojek lho bang.



Bang Nanda itu ngojek untuk ngasih makan bundanya sama adik-adiknya," ucap Rohimah sambil berkaca-kaca, seperti dikutip TribunStyle.com dari YouTube Surya Citra Televisi (SCTV), Rabu 1 September 2021.

Rohimah menceritakan perjuangan putranya saat ngojek.

Uang hasil ngojek pun langsung diberikan kepada Rohimah.

"Sampai sebegitunya Bang Kiwil sama anak-anak.

Untuk pertama kalinya Nanda itu ngojek lho ya, kasihan dikit dong sama kita.

Itu abang 'Ini bun aku ngojek dapat empat puluh ribu, dapat tiga puluh ribu' dikasihin semua sama bunda.



Saking nunggu transferan dari ayahnya," beber Rohimah.

Rohimah bisa mengerti jika Kiwil sedang kesulitan.

Namun ia berharap mantan suaminya itu setidaknya mengabari.

"Oke kita nalar ya, kita nalar ayah dalam keadaan susah tapi jangan begini.

Kondisi susah tapi ngabarin (seharusnya).

Jadi kenapa bunda buka, biar ayah tahu kita di sini gimana.

Ayah ngurusin anak yatim ayah di Bandung, tapi ayah menelantarkan anak kandung ayah sendiri di sini," kata Rohimah.



(TribunStyle.com/Febriana) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel