Karakter Andin Dilemahkan, Akting Amanda Manopo di Sinetron Ikatan Cinta Bikin Fans di Twitter Kesal



Watak pemeran utama perempuan jadi salah satu daya tarik penonton menyaksikan sinetron.

Meski demikian, terjadi pergeseran tren yang berlaku karena satu judul sinetron.

Sebelumnya, pemeran utama perempuan selalu digambarkan sebagai sosok yang lemah tak berdaya dan selalu bergantung kepada laki-laki.

Akan tetapi, sinetron Ikatan Cinta sejatinya mengubah arah permainan.

Di sana, pemeran perempuan mereka sosok yang kuat dan tangguh dengan segala permasalahan yang mendera.

Air mata kesedihan boleh saja berurai, tetapi keteguhan hati dan bangkit seusai lara hati jadi sering berlaku pada sinetron ini.

Sebut saja Rossa (Sari Nila), Sarah (Natasha Dewanti), dan terutama Andin (Amanda Manopo) dengan segala problematika yang berkelindan pada karakter masing-masing. 

Itu alasan beberapa penonton menyukai gambaran watak mereka.

Sayangnya, watak Andin sebagai pemeran utamanya kembali dilemahkan sebagaimana dilihat beberapa penonton setianya di media sosial.

Suara keras itu disampaikan penggemar di Twitter per Senin (6/9/2021) malam melalui tagar episode itu.

Kesan pelemahan karakter Andin demikian tampak.

Lantaran Andin mengalami dilema tatkala mempertemukan Nino (Evan Sanders) yang hilang penglihatan dengan Reyna (Fara Simaputang) yang diselamatkan.

Protes disuarakan sembari nama akun penulis kepalanya, Donna Rosamayna dan rumah produksi digamit habis-habisan.

Penonton menebak jawaban dari penulis cerita soala pelemahan watak itu.

Mereka banyak yang mengatakan betapa ada kesan melemahkan watak pemeran utama perempuan pada sinetron ini.

Padahal karakter kuat inilah yang jadi alasan penonton menyaksikan sinetron dan berharap menyajikan hiburan bermutu.

Sayangnya harapan itu makin menguap bagaikan uap air rebusan.

Lama-kelamaan, mereka menyaksikan watak pemeran utama yang kian lama kian lemah.

Alhasil kekecewaan makin dilantangkan penonton.

Tambahan pula, penonton geram dan panas hati dengan tanggapan sejumlah anggota tim produksi yang terkesan angkuh dan tutup telinga dengan semua kritikan.

Bahkan dengan berani minta tak mau menonton jika tak suka.

Nyatanya penonton tahu mereka kata putus popularitas sinetron itu.

Berikut komentar kekecewaan penonton atas pelemahan watak (lagi) pemeran utama perempuan pada Ikatan Cinta.

@MuliaCeriaaaa: Kapan penulis skrip sinetron Indonesia buat karakter female lead itu ngga menye menye? Kesel banget sama karakter Andin sama Reyna (kata umpatan).

R.I.P Woman Empowerment (Beristirahat dengan tenang, Pemberdayaan Perempuan). 

@Callme_Shiaa: Udah dibuat menye-menye ditambah harga dirinya diinjek-injek dahlah namanya sinetron mul. 

@MuliaCeriaaaa: Sayang banget kek yg udah dapet best scriptwriter tapi cerita udah ngga masuk di akal dan cacat logika.

@Callme_Shiaa: Nah itu dia harusnya punya pemukiran nih sinetron pada umunya selalu identik dengan "wanita lemah" nih gue harus buat beda dri lain wanita itu bukan lemah tpi si sw mengikutin sinet pd umumnya ktanya thanks sudah kritik tapi nyatanya kritik kita gak di dngr. 

@MuliaCeriaaaa menyebut tim produksi dengan ketus: Anti kritik, ignorant, besar kepala. 

@Callme_Shiaa: Udah tabiat mereka yah mul. penonton dianggap angin lewat padahal mereka masih ada yah karena penonton. 

@MuliaCeriaaaa: Gue rasa mereka lebih ke kaget sih punya penonton yg kritis dan jeli kayak paguyuban di sini makannya segala cacian keluar buat kita. 

@Callme_Shiaa: Gimana dong penonton IC kebanyakan nonton film luar jadi cerdas semua jdi sekali disajikan gak masuk akal kita kritik supaya gak ada pembodohan eh penonton yg disalahkan dicap segala cacian harusnya penonton dan mereka bisa saling kerja sama ini nyatanya ah sudahlah.

@MPonpel dengan ekspresi marah: Ini kamu bukan sedih, deh, Ndih, seperti apa yang Mbak penulis itu bilang. Ini karakter kamu aja yang dilemahkan, ga dikasih power sama sekali. 

@Calonorangkay89: Alasannya karna mood nya ibu hamil ga konsisten pasti hahahahaha.

@DheaAsfiaunisa: Menurut saya chemistry Aladin masih sama apalagi tatapan al cuma andin dibikin lemah terus. Jadi kangen Andin yang dulu genit dan agresif kalo Al mau berangkat kerja atau pulang kerja.

@Astilla94635626 kesal: Eh andini kharisma putri ,anak lu kan bukan cuman reyna doang tuh yg ada di perut lu juga anak lu ndin ,mikirin dia ke kli" jangan reyna mulu .. Aing esmosi asli liatny.

@ciputaja28: Penderitaan Andin dicampakkan saat sedang dalam penjara dan anak yg dikandungnya tidak diakui sekarang dibayar dengan BONDING AYAH DAN ANAK SE-SWEET INI ??? Logikanya dimana Mba @donna_rosamayna @MNC_Pictures??.

@e_mza28: Andin bgini krn utamain reyna bhgia kan? Kasih aja udh, kliatan lbih happy sm nino ko. Dia ank andin jg? Ko dibikin lbh bs mrasa & terikat batin ke nino yg dr kecil ga ada drpd ibunya, klo gt omongan al di taman patah dong? Gmn si ini konsepnya!

Tentu saja, mereka membandingkan sosok Andin yang terlalu lemah hati dengan Rossa (Sari Nila) yang cerdas dan tegas secara bersamaan.

@PonpelPot: Yasshh, mama rosa memang masihlah ratu di ponpel. Such a smart woman, badass, at the right time (Perempuan yang cerdas dan keren gila pada waktu yang pas). Maaf andin, but, you still have a long way to go to be one (tapi kamu masih perlu jalan panjang untuk menjadi seperti Rosa).

@vdtttttttt kesal dan sedih: These few days I see you have no sense at all, blank stares, weak movements, I don't know!! (Beberapa hari ini, aku melihat kamu tak merasakan sama sekali. tatapan kosong, gerak lemah, Entahlah!!)

@utieai: Dear @OfficialRCTI It's quite sad to see gender-stereotypical representation is highly persistent in Indonesian Television Drama, where women are often portrayed in roles that depict them as weak, and often dependent on men. I hope #IkatanCinta can do it better. 

(Teruntuk @OfficialRCTI. Cukup miris melihat perwakilan secara stereotipe gender yang sangat teguh pada drama televisi Indonesia, yang sering menggambarkan perempuan sebagai lemah dan bergantung kepada laki-laki. Semoga #IkatanCinta bisa lebih baik lagi). 

@NeeaNatasha: saya setuju (emotikon perempuan bahagia tunjuk tangan) awalnya memang seru nonton karena sinetron IC beda dari yg lain, karakter wanita dibuat kuat, gak lemah, tegas & berkarakter,

tapi makin kesini kok jadi sama saja kayak sinetron2 lain. apa ini yg katanya berhak mendapatkan penghargaan?? hhhmm.. think twice (pikir dua kali).

@ApronAndin: Bener buti. Coba penulis nonton tv seriesnya Shonda Rhimes, yang ciri khasnya adalah karakter utama wanita yg kuat.

@harichatambunan: Suka sekali dengan twit BuTi ini. Love!! Dulu mau nonton IC karena lihat scene Andin tidak terima selalu dibentak dan balik menunjukkan sikap acuh. Aku pikir nih sinetron akan beda. Tapi..semakin kemari malah makin lemah.


sumber : palembang.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel