Disebut Kena Karma! Baru 2 Hari Keciduk Polisi Gegara Kasus Narkoba, Sosok Ini Bongkar Keluarga Nia Ramadhani Terlilit Hutang 40 Juta?



Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan.

Sebelumnya sempat membuat heboh warganet lantaran keduanya menggunakan narkoba.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sabu-sabu seberat 0,78 gram.

Nia awalnya ditangkap bersama sang sopir setelahnya Ardi Bakrie menyerahkan diri ke kepolisian.

Alih-alih sedang menjalani pemeriksaan gegara narkoba, sosok ini malah membongkar hal mengejutkan.

Secara gamblang sosok tersebut mengatakan jika keluarga Nia Ramadhani telah berhutang capai puluhan juta rupiah.

Sosok tersebut muncul di laman komentar sebuah akun gosip.

Awalnya akun gosip @lambee.pedes mengunggah postingan soal berita Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Dalam fotonya bertuliskan alasan mengapa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie konsumsi obat terlarang itu.

"Alasan Nia Ramadhani Pakai Sabu: Banyak Tekanan Hidup. Kepada Penyidik Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku banyak tekanan hidup selama masa pandemi Covid-19," unggahan akun gosip tersebut.

Ditambah dengan caption "Padahal Mimin kagum ma NR And AB.,

Postingan itu dibanjiri oleh beberapa komentar netizen yang terheran-heran dengan alasan Nia Ramadhani.



Namun ada satu komentar yang membuat netizen salah fokus.

Akun @availablee__ mendadak membongkar jika keluarga Nia Ramadhani saat ini berhutang Rp 40 juta.

"Mbaak Nia, hotel2 pada tutup di Bali, suami aku suplier hotel termasuk hotel keluargamu yg masih nunggak utang 40jt an , syukurnya aku pegawai negeri mbak masih nrima gajii, hidup sdh enak harta nggak hbs 7turunan, mungkin kebanyakan uang nggak berkah siih ya gitu karmanya," tulisnya.

Sontak saja hal itu mengejutkan beberapa netizen.

Tetapi ada netizen yang merasa tak heran jika Nia terlilit hutang meski memiliki harta yang melimpah.

"Setau saya orang makin kaya hutang juga makin banyak sih," tulis @senjasri_mukardie.



sumber : fame.grid 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel