'Kamukan Bukan Ibuku' Terungkap Ketakutan Terbesar Ashanty soal Aurel, Cara Didik Istri Anang Bocor!



Siapa yang tak mengenal sosok Ashanty?

Nama Ashanty mulai dikenal publik kala menikah dengan Anang Hermansyah.

Ketika menikah di tahun 2012 lalu, Ashanty memang langsung dihadiahi bonus dua orang anak dari pernikahan Anang sebelumnya.

Bahkan setelah kehadiran dua anak kandungnya Arsy dan Arsya, Ashanty berusaha tidak membeda-bedakan kasih sayang yang ia berikan pada keempat anaknya tersebut.

Rasa sayang yang diperlihatkan Ashanty diakuinya tidak melulu soal memberikan kebebasan atau memanjakan dengan materi.

Saking baiknya, banyak yang menyebut jika Ashanty adalah sosok malaikat tanpa sayap bagi Aurel dan Azriel.

Berhasil mendidik Aurel dan Azriel banyak yang penasaran soal cara Ashanty mengasuh anak-anak sambungnya.

"Apa yang bisa aku didik mereka, saat aku sama mas Anang nanti nggak ada, mereka bisa punya suatu pakem dalam hidup walaupun mereka susah, mereka nggak punya duit tapi mereka punya pakem mereka harus jujur," ucap Ashanty saat diwawancarai Silet beberapa waktu lalu.

Dalam mengajarkan nilai-nilai kehidupan tersebut memang tak jarang Ashanty harus bersitegang dengan anak-anaknya.

Salah satu yang pernah menjadi korban"kerasnya" didikan Ashanty adalah anak sulungnya, Aurel Hermansyah.

Bahkan, Ashanty sempat mengancam Aurel untuk angkat kaki dari rumah jika gadis itu tidak bisa menuruti aturan yang ia berikan.



"Jadi ada satu tragedi, aku ngamuk sama Aurel sampai aku maki-maki, sampai Aurel ngelawan. Selama aku 8 tahun sama dia, dia belum pernah ngelawan aku sampai yang sekeras itu," tutur Ashanty.

"Aku ngamuk banget, aku marah sampe aku ngomong 'kalau kamu tidak bisa ngikutin peraturan kamu keluar (dari rumah)," ungkapnya.

Ashanty menerangkan kalau kala itu suaminya kaget dengan kata-kata yang ia ucapkan.

"Aku ngomong dengan sangat keras, Aurel nangis dengan kejer-kejer banget, aku bilang 'keluar kalau kamu begini-begini!'," cerita Ashanty.

Namun, setelah melontarkan kata-kata tersebut, nyatanya Ashanty diliputi rasa takut yang amat sangat.

Dua hal yang membuat Ashanty takut adalah apabila anak perempuannya tersebut benar-benar angkat kaki dari rumah atau menegaskan posisinya sebagai ibu sambung.

"Ada dua hal yang dari dulu selalu aku takutin, kalau Aurel ngomong dua, 'Oke, aku pergi dari rumah' dan 'Kamu kan bukan ibuku'," kata Ashanty.

Ibu empat anak ini mengatakan kalau dua hal tersebut adalah hal yang paling bisa membuat hatinya hancur.

"Kalau anak-anak bisa ngomong begitu sakit, 'kan?" lanjutnya.

Akhirnya, ketakutan Ashanty tersebut tidak terjadi dan semuanya berakhir dengan baik-baik.

"Alhamdulillah-nya, dengan Ziel dan mas Anang menyaksikan, akhirnya dia (Aurel) cuma nangis, akhirnya kita semua masuk kamar ngademin diri," kata Ashanty.

Keesokan paginya, Aurel malah menyambangi Ashanty dan meminta maaf atas kesalahan yang ia lakukan.

"Dia nyium aku, nyium tangan semuanya, dia (Aurel) minta maaf," lanjutnya.

Karena kejadian itu, Ashanty merasakan kalau Aurel dan Azriel memanglah anaknya meskipun bukan ia yang melahirkan mereka.



Reaksi Pahit Aurel dan Azriel

Hidup bergelimang harta tidak serta merta membuat kehidupan rumah tangga Ashanty dan Anang jadi bahagia.

Nyatanya, Ashanty mengaku sempat ingin minta cerai pada suaminya, sampai sudah memanggil pengacara bernama Papa Tria.

Padahal baru tahun pertama pernikahan, tapi ia dengan tegas meminta Papa Tria mengurus perceraiannya.

Saking seriusnya, ia bahkan langsung memberitahu Aurel dan Azriel yang langsung menangis.

Setelah itu, ia kabur ke rumah ibunya kemudian mendapati kalau dirinya hamil.

Sayangnya, ia keguguran dan membuatnya semakin yakin untuk pisah.

Ashanty pun membeberkan alasannya ingin bercerai.

"Jadi setahun pertama, yang namanya perempuan belum pernah nikah, menikah tiba-tiba, terus aaah... harus hidupnya begini begitu.

Ya mungkin agak banyak shock-nya. Mungkin shock kan, kaget serumah dengan watak yang begini begitu," kata Ashanty lagi.

Beruntung, setelah membicarakan persoalannya dengan Anang ditengahi oleh kuasa hukum mereka, Ashanty akhirnya membatalkan niatnya untuk bercerai.

"Dari situ aku jadi trauma karena anak-anak terguncang banget jiwanya. Ziel apalagi. Tiap kali liat Papa Tria, 'Bun kenapa lagi Bun'. 'Enggak Ziel, enggak ada apa-apa lagi kok'," ujar Ashanty.

Kini masa-masa itu hanya menjadi cerita masa lalu Ashanty dan Anang.

"Sampai detik ini aku sama Mas Anang paling berantem setahun sekali, itupun hal sepele gitu. Abis itu ngobrol, baikan."


sumber : palembang.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel