DRAMA Percintaan Felicia Tissue Dan Anak Presiden, Dulu Berfoto Penuh Senyum, Kini Surat Felicia Tissue untuk Jokowi Pun Tak Dibalas



Drama percintaan Felicia Tissue dan anak Presiden yang kandas, kembali menghangat.

Ini setelah Felicia Tissue mengungkapkan isi hatinya lewat sebuah video di YouTube. 

Felicia menceritakan hubungan yang akhirnya kandas  setelah terjalin selama lima tahun dengan Kaesang Pangarep.

Felicia menyebut Kaesang tiba-tiba menghilang dan menjauhinya atau dikenal dengan istilah ghosting.

Tak tinggal diam, Felicia terus mencari kebenaran demi kebenaran di baliknya.

Nah, dalam video itu, Felicia mengaku semua hubungan dengan keluarga Kaesang pun ikut bubar.

Termasuk, dengan ayah Kaesang, siapalagi kalau bukan Presiden Jokowi.

Felicia sempat memberanikan diri mengirimkan surat tulisan tangan yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

"Saya pun tetap berusaha untuk menulis surat tangan yang dikirim langsung dari Singapura ke Indonesia, dengan tujuan kepada Bapak Joko Widodo," kata Felicia.

Felicia menerangkan, surat itu berisi permintaannya untuk bisa menyelesaikan masalahnya dan Kaesang secara kekeluargaan.

Sayangnya, usaha Felicia itu juga tak membuahkan hasil. Surat yang dikirimnya itu juga tidak pernah mendapat respons.

Padahal, dulu Felicia dan ibunya, sempat dekat dengan keluarga Kaesang.

Setidaknya, itu terlihat dalam foto bersama mereka yang sempat viral.

Hilang dua minggu setelah utarakan niat menikah

Dari pengakuan Felicia, Kaesang disebut telah meminta restu kepada orangtua Felicia.

Hanya saja, dua minggu sejak mengutarakan niat untuk menikahi Felicia, Kaesang tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak dan menjadi sulit dihubungi.

"Dua minggu kemudian, putra beliau (Presiden Jokowi) menghilang dan memblokir seluruh kontak seluler," ujar Felicia.

Saat itu, semua akses untuk menghubungi Kaesang seolah mendadak tertutup.

Felicia tidak bisa menghubungi siapapun dari pihak Kaesang, hingga keluarganya.

Bukan soal jodoh

Dengan tegas, Felicia menekankan, apa yang terjadi bukan soal jodoh atau tidak berjodoh, tetapi soal etika.

Keinginan Felicia sebenarnya hanya agar dia bisa mendapat penyelesaian yang jelas dari pihak Kaesang sehingga ia bisa ikhlas dan kembali menjalankan kehidupannya tanpa terusik hujatan dan tudingan kejam.

"Seharusnya lelaki wajib melindungi wanita, tapi pada saat ini saya berdiri dengan tegar untuk diri sendiri," ucapnya.

Beberapa waktu belakangan, karena masalah tersebut, Felicia kerap mendapat hujatan bernada SARA dan hinaan yang merendahkannya sebagai seorang wanita.


sumber : solo.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel