Ancaman Ruben Onsu Akan Pulangkan Betrand Peto ke NTT Soal Trauma dengan Ibunya: Nurut Sama Ayah



Bak keluarga bahagia, Ruben Onsu dan Sarwendah punya ikatan tersendiri dengan anak angkatnya dari NTT, Betrand Peto. 

Namun, di balik kebahagiaan keluarga Ruben Onsu tersebut, ada duka yang dirasakan oleh ibu kandung Betrand Peto.

Ibu kandung Betrand Peto yakni Maria Octaviana atau biasa dipanggil Ibu Vivi merasa kurang diperhatikan sang anak.

Usut punya usut, hal tersebut lantaran komunikasi antara Betrand Peto dengan ibu kandung.

Komunikasi si Onyo alias Betrand Peto dan ibunya tak sebaik dengan ayah kandungnya.

Diketahui, Ruben Onsu sempat mencuri perhatian setelah mengangkat anak, yakni Betrand Peto, hingga viral di media sosial.

Kini Betrand Peto tinggal bersama dengan Ruben Onsu dan Sarwendah di Jakarta, jauh dari keluarganya di NTT.

Ruben Onsu sengaja ajak Betrand Peto tinggal bersama di Jakarta, ia mengaku ingin mengasuh putranya tersebut sebaik mungkin.

Baik itu dalam hal pendidikan hingga mengarahkan Betrand Peto menggapai karier gemilangnya sebagai penyanyi.


Baru-baru ini, Ruben Onsu tampak meluruskan isu miring terkait hubungan Betrand Peto dengan ayah dan ibu kandungnya.

Hal itu seperti diungkap Ruben Onsu dalam tayangan YouTube-nya, The Onsu Family, pada Sabtu (18/4/2021).

"Mah, apa yang sebenarnya membuat mama merasa dibedakan oleh kami?," tanya Ruben Onsu.

"Mungkin karena komunikasi. Ada satu dan lain hal yang bikin kita kurang berkomunikasi dengan baik."

"Makanya saya berada di pihak yang tidak pernah diperhatikan."

"Tapi saya merasa senang diajak ke sini untuk ngobrol bersama bapak (Ruben Onsu)," ungkap Ibu Vivi.



Ruben Onsu lantas memberikan jawaban atas perasaan ibu kandung remaja kelahiran Ruteng, 14 Maret 2005, tersebut.

"Sebenarnya tidak ada yang membedakan, hanya saja anak kita ini punya rasa trauma dengan kisah mama dan papanya," ujar Ruben Onsu.

Suami Sarwendah itu pun lantas mengungkap sifat sensitif sang anak asuh.

"Kalau Betrand ini jiwanya sensitif, makanya kalau dia cerita tentang papa dan mamanya saya menjadi pendengar yang baik."

"Saya harus cari tahu dulu asal muasal dengan anak ini."

"Sehingga saya mendidik tidak dengan hal yang sama." ungkap Ruben Onsu.



Presenter kondang sekaligus pebisnis itupun mencontohkan rasa trauma sang anak angkat.

"Salah satu contoh, dia tidak bisa dibentak dengan keras."

"Dia ceritakan semua nama-nama orang yang pernah membentaknya," ujar Ruben Onsu.

Ruben Onsu mengatakan, tetap ingin memiliki hubungan baik dengan kedua orang tua putranya yang memiliki nama asli Alfonsius Toribio Tenkudi tersebut.

"Yang saya hanya ikat adalah bapak dan mamanya. Saya menjaga supaya anak saya tidak terusik," ungkap Ruben Onsu.

Ayah tiga anak ini mengatakan ingin mendidik Betrand Peto agar menjadi orang yang lebih baik.

"Ini anak kandung kalian yang saya urusin, bukan saya membuatnya jauh, bukan."

"Tapi traumanya Betrand ini berbahaya karena dia bisa jadi pembenci dan pemarah."

"Tugas saya dan istri saya membuat anak saya tidak boleh membenci siapa pun."

"Dia harus sayang dengan mamanya," ucap Ruben Onsu lagi.



Kakak kandung Jordi Onsu itupun mengatakan sempat dibenci sang anak lantaran meminta agar Betrand Peto baik kepada mamanya.

"Tapi bagaimana dia membenci saya ketika saya ngomong seperti itu?"

"Dia benci sekali," ucap Ruben Onsu.

Tak ayal, ia sampai memberikan ancaman kepada anak angkatnya tersebut.

"Saya pernah bilang sama dia, 'kalau kamu tidak nurut sama ayah, kamu pulang!'"

"Saya tidak mau punya anak yang durhaka dengan orang tuanya," pungkas Ruben Onsu.

Ruben Onsu lantas mengungkap bukti kenapa ia bisa mengetahui banyak hal tentang Betrand Peto.

Pasalnya, Betrand Peto telah menceritakan seluruh kisah hidupnya di masa lalu yang meninggalkan trauma.

"Saya gunakan video ini untuk konsultasi ke psikolog."

"Dia (Betrand Peto) punya traumatik tentang keutuhan mama dan papanya."

"Saya ini membenahkan Betrand dengan traumanya," terang Ruben Onsu.

Mendengar cerita Ruben, ibu Vivi tak kuasa menahan tangisnya.



Ruben Onsu pun mengaku tak memihak sisi mana pun.

"Memorinya Betrand itu saya tidak bisa bilang salah atau pun mama yang salah."

"Saya cuma bilang ada yang salah dari kalian mendidik Betrand dari awal."

"Dia cerita di mata dia ada yang membawa parang."

"Traumanya dia dengan benda tajam."

"Dia tidak bisa dibentak," pungkas Ruben Onsu.


sumber : jatim.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel