Perempuan yang Lakukan Tindakan Asusila di Halte Bus di Jakarta Ternyata Alami Gangguan Mental



MA (21), pelaku perempuan yang mesum di halte dekat SMKN 34 Jakarta telah selesai menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri Kramat Jati. 

Hasilnya dinyatakan MA mengidap gangguan mental.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan polri (MA) dinyatakan mengalami gangguan mental," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanudin, saat diwawancarai awak media, Selasa (2/2/2021).



Tidak hanya itu, diketahui pula MA sedang mengandung selama 35 minggu.

"Yang bersangkutan juga sedang hamil 35 minggu," beber Burhan, sapaannya.

Karena mengalami gangguan mental, akhirnya proses hukum yang sebelumnya dijalani MA pun kini dihentikan.

"Proses hukum karena tidak bisa mempertanggungjawabkan secara hukum, ya tidak diproses," ucap Burhan.

Lantas bagaimana nasib MA ?

Nantinya, polisi berencana membawa MA ke Dinas Sosial guna menjalani kehidupan di sana.

Sementara itu, pelaku pria masih belum ditangkap.

Polisi Kesulitan Mendapat Identitas Pelaku Pria 

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat kesulitan mendapat identitas pelaku pria yang mesum dengan MA di halte dekat SMKN 34 Jakarta.

"Sulit karena saat kami mintai keterangan dari MA, keterangannya selalu berubah-ubah," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanudin, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2021).

Polisi juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi mata.

Namun, lagi-lagi keterangan dari para saksi tidak menemui titik terang.

"Meskipun saksi-saksi sudah kami mintai keterangan, masih sulit juga kami mendapatkan identitasnya," ujar Burhan, sapaannya. 



Diketahui, MA diamankan lebih dulu oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat.

Saat konferensi pers pun, MA dihadirkan polisi.

Ketika ditanya polisi perihal telah melakukan beberapa kali aksi mesum, MA menjawab lebih dari sekali.

"Sudah sering. (Saya) tidak dibayar," kata MA, beberapa waktu lalu, di Polres Metro Jakarta Pusat.


sumber : jabar.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel