Kirim Bantuan ke Kalsel, Raffi Ahmad Tunjuk Dimas Menggantikannya: Takut Disebut Ngundang Kerumunan


Presenter Raffi Ahmad mengirimkan bantuan ke wilayah yang tengah ditimpa musibah banjir, Kalimantan Selatan.

Namun, Raffi Ahmad tidak ikut serta datang ke lokasi bencana untuk meyerahkan bantuannya langsung.

Suami Nagita Slavina itu memilih menunjuk Dimas Ramadhan untuk menggantikan kehadirannya.



Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu diketahui melalui postingannya di akun Instagram @rafinagita1717 pada sabtu (23/1/2021).

Dalam postingannya, Raffi Ahmad ditemani Dimas tampak membentangkan banner secara simbolik bersama pengusaha Gilang Widya Pramana dan istrinya.

"Bismillah untuk niat baik Insyallah bisa tersampaikan dengan baik Alhamdulillah Ya Allah," tulis Raffi Ahmad di kolom caption.

Raffi Ahmad melalui RANS Entertainment tampaknya berkolaborasi dengan J99 Corp dalam penyaluran bantuan tersebut.

Sayangnya, Raffi Ahmad sengaja tidak ikut dengan alasan takut disalah pahami lagi.

Presenter 34 tahun tak ingin aksi sosialnya nanti justru dipermasalahkan oleh pihak-pihak tertentu.

Sebagaimana diketahui, Raffi Ahmad beberapa waktu lalu geger menjadi sorotan lantaran diduga melakukan pelanggaran protokol kesehatan setelah divaksin.

Oleh sebab itu, Raffi Ahmad menunjuk Dimas untuk mewakilinya dan menitipkannya kepada Gilang Widya Pramana.

"(Titip @dimas_baam yaa Mas @juragan_99 dan Mba @shandypurnamasari ,aku ga ikut karena takutnya sampai ditujuan kondisi ramai nanti orang salah mengartikan lagi malah di sebut mengundang keramaian/kerumunan)

Keadaan apapun kita harus saling tolong menolong bukan saling jatuh menjatuhkan. Terimakasih untuk selalu menginspirasi.

Tetap semangat Guys... Insyallah Donasi bantuan sampai pada tujuan kepada yang membutuhkan.... Amiinnnnn YRA," pungkas Raffi Ahmad.



Polisi Hentikan Kasus Raffi Ahmad

Sebelumnya, Polda Metro Jaya merilis hasil pemeriksaan terhadap acara pesta yang dihadiri presenter Raffi Ahmad, Kamis (21/1/2021).

Lantaran diduga melanggar protokol kesehatan, pesta di rumag pengusaha Ricardo Gelael tersebut dilaporkan.

Namun ternyata, pesta tersebut bukan diadakan secara sengaja dan telah memenuhi aturan protokol kesehatan.

Melalui konferensi pers di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Kamis (21/1/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan.

Ia menegaskan bahwa Raffi Ahmad dan kawan-kawannya tidak melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Datang ke sana sudah dilakukan protokol kesehatan, semua bukti-buktinya ada," kata Yusri Yunus.

"Dilakukan tes suhu, juga dilakukan swab antigen."

"Dari kedelapan belas orang tersebut semuanya negatif hasilnya," ungkapnya.



Yusri Yunus mengakui acara tersebut memang ada.

Namun, ia menekankan bahwa acara tersebut dilakukan di ruangan yang luas.

Selain itu, para tamu yag datang bukanlah sengaja diundang melainkan datang sendiri secara spontan.

"Acara tersebut memang dilakukan, sudah dicek langsung oleh penyidik maupun dari satgas, dilakukan dalam satu hall basket yang luasnya sekitar 30x20 (meter)," ujar Yusri Yunus.

"Memang sebenarnya tuan rumah ini setiap tahun melaksanakan."

"Sebelum Covid-19 ini bisa muat sekitar 200 sampai 300 orang, tetapi karena situasi pandemi Covid-19, enggak dilakukan acara tersebut."

"Tetapi ada teman-teman dekatnya yang memang spontanitas datang ke sana tanpa diundang, berjumlah 18 orang, yang biasanya hall itu muat sekitar 300."

Yusri Yunus menerangkan bahwa unsur-unsur pelanggaran yang dituntut dalam undang-undang tidak terpenuh.

"Alasan-alasan yuridis yang tersangkut ke pasal 93 juncto pasal 9 dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan ini berdasarkan gelar perkara tidak terpenuhi," beber Yusri Yunus.

"Termasuk juga peraturan daerah dan peraturan Kementrian Kesehatan ini semuanya tidak terpenuhi."

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa penyelidikan tentang kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut dihentikan.

Dengan kata lain, Raffi Ahmad dan teman-temannya dinyatakan tidak bersalah.

"Karena memang sifatnya privasi, dihadiri 18 orang, tapi sudah juga dilakukan dengan protokol kesehatan baik itu dengan melakukan tes suhu, swab antigen dilakukan," terang Yusri Yunus.

"Juga tidak ada undangan yang diberikan tetapi ini teman-teman dekat yang memang spontanitas ke sana tanpa diundang."

"Sehingga hasil gelar perkara tersebut karena tidak terpenuhi, tidak cukup alat bukti, sehingga dilakukan penghentian penyelidikan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ricardo Gelael mengadakan pesta di kediamannya, Rabu (13/1/2021) yang dihadiri sederet artis seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Gading Marten, Anya Geraldine, Once Mekel, hingga Basuki Tjahja Purnama.

Raffi Ahmad menjadi sorotan lantaran pagi sebelumnya telah menjadi perwakilan yang dipilih istana untuk mendapat vaksinasi perdana.

Ia dinilai tidak memberikan teladan yang baik karena kepergok berfoto bersama para artis di sebuah pesta tanpa menggunakan masker.

Raffi pun meminta maaf dan menjelaskan mengenai pesta yang dihadirinya melalui akun media sosial. (TribunWow.com/Rilo,Via)


sumber : wow.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel