INNALILLAHI, Denny Cagur Ungkap Permintaan Terakhir Ibunya sebelum Meninggal Dunia: Cari Tempat Ya Den


Pelawak Denny Cagur mengaku dirinya tidak punya firasat apapun sebelum ibunya berpulang.

Meski demikian, suami Shanty itu membeberkan permintaan terakhir yang sempat disampaikan ibunya sebelum meninggal.

Sebagaimana diketahui, keluarga Denny Cagur tengah dilanda kabar duka.

Ibunda Denny Cagur, Mama Eny telah meninggal dunia pada Senin (18/1/2021) malam.


Mama Eny meninggal dunia setelah tidak mampu lagi bertahan dari penyakit gagal ginjal yang dideritanya.

Denny menyampaikan, sang ibu sempat ingin semua anak-anaknya berkumpul saat tahun baru beberapa waktu lalu.

"Permintaan terakhir sih alhamdulillah pas tahun baru kemarin," ucap Denny Cagur dikuti TribunWow.com dari YouTube KH InfoTainment, Selasa (19/1/2021).

Mama Eny selama tiga bulan terakhir sudah diwajibkan cuci darah dua kali seminggu.

Beruntung, Denny dan saudara-saudaranya bisa melaksanakan permintaan terakhir Mama Eny.

Meski merasakan duka yang begitu dalam, Denny Cagur tampak lega bisa melaksanakan permintaan terakhir sang ibunda.

"Walaupun kemarin Mama belum lama dari rumah sakit, dari jauh-jauh hari dari bulan November Mama udah bilang, pengin ngumpul di tahun baru," ujar Denny Cagur.

"Pengin kumpul ramai-ramai, 'Cari tempat ya Den sama Bang Andy'.

"Makanya tahun baru kemarin kita nginep di puncak."

"Itu bener-bener ngumpul semuanya, ada Mama sama cucu-cucu, empat hari kita ngumpul. Alhamdulillah sudah terlaksana apa yang Mama pengin," imbuhnya.

Ditemani sang kakak, Denny Cagur terlihat menahan tangis dan menguatkan diri saat menggambarkan sosok Mama Eny di matanya.

Denny mengakui bahwa mertua Shanty itu adalah sosok yang begitu luar biasa dan dikagumi anak-anaknya.

Sifat Mama Eny yang suka memanjakan anak-anaknya dari kecil bahkan tak berubah sekalipun mereka telah dewasa.

Denny bahkan mengaku masih sering disuapi sang bunda.

"Mama emang sosok yang luar biasa, kita sangat mengagumi," ucap Denny menahan tangis.

"Sosok yang sangat dekat dengan anak-anaknya, waktu Mama sehat walaupun kita sudah gede, Mama masih suka manjain kita."

"Kalau datang ke sini disuapi, karena itu memang sudah kebiasaan dari kecil."

"Jadi kalau ditanya Mama gimana, saya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan sosok Mama di mata kami anak-anaknya," pungkasnya.

Lihat videonya mulai dari awal:



Alasan Mulia Denny Cagur Buat Lift di Rumahnya

Komedian sekaligus pembawa acara Denny Cagur mengungkap alasan mengharukan di balik fasilitas mewah di rumahnya.

Dilansir TribunWow.com, selain dilengkapi waterboom, rumah Denny Cagur juga dilengkapi fasilitas tak biasa yakni, lift.

Kepada Helmy Yahya yang berkunjung ke rumahnya, Denny menceritakan alasannya membuat fasilitas lift.

Awalnya, Helmy menyinggung pencapaian suami Shanty tersebut hingga mampu seperti sekarang.

Ternyata, Denny juga tak menyangka dirinya bisa mencapai titik saat ini.

Pasalnya, sebelum itu Denny bahkan sempat tinggal berpindah-pindah sampai tujuh kali.

"Kebayang sih mencapai kayak gini Den?" tanya Helmy dikutip dari YouTube Helmy Yahya Berbicara, Kamis (23/7/2020).

"Boro-boro mas, dulu saya pindah kontrakan sampai tujuh kali, sama sekali enggak kepikiran, bahkan saya enggak menyangka sama sekali punya rumah pakai lift," jawab Denny.

Helmy lalu penasaran dengan alasan Denny membuat lift di rumahnya yang berlantai tiga tersebut.

Ternyata, alasan Denny membuat lift adalah karena mendiang ayahnya.

Denny bercerita ayahnya dulu sempat sakit dan mesti berjalan menggunakan kusi roda.

Melihat kontur tanah di rumah Denny yang cenderung naik, ayah Denny kala itu merasa kurang nyaman.

Pasalnya, beliau mesti dibantu dengan diangkat orang lain saat perpindah ruangan di rumah tersebut.


"Itu bukan sombong-sombongan dong, memang kebutuhan ya, kenapa rumah Denny pakai lift? Rumah konglomerat saja enggak semua pakai lift loh," ujar Helmy penasaran.

"Nah itu yang saya bilang, saya ngayal aja enggak pernah. Karena papah waktu pertama kali saya bisa beli tempat ini, saya bilang ke papah. Aku ajak lihat minggu depannya, turun di garasi pertama saya ngangkat karena kontur tanahnya ini naik, di garasi awal sampai teras tamu," cerita Denny.

"Dari teras tamu ke ruang tengah saya harus angkat papah, dari ruang tamu ke ruang tengah saya harus ngangkat lagi, dari ruang tengah harus ngangkat lagi, nah saya lihat papah enggak nyaman," tambahnya.

"Karena papah enggak nyaman, saya bilang sama arsiteknya bikin akses untuk papah saya," tutur Denny.

Melanjutkan ceritanya, Denny sempat bahagia karena ayahnya senang diberi kabar akan dibuatkan lift.

Akan tetapi, belum sampai lift itu siap digunakan, ayah Denny Cagur berpulang.

Oleh sebab itu, cerita di balik pembuatan lift itu membuat Denny sedih.

Bahkan sempat ia dan keluarganya menangis di dalam lift saat pertama kali fasilitas tersebut digunakan.

"Saya dedikasikan itu saya beli untuk papah, waktu belum dirakit saya bilang sama papah 'Pa ntar papa ke rumah Denny enggak usah diangkat lagi," tutur Denny.

"Dia seneng, tapi yang bikin saya nangis adalah sebelum lift itu dipasang, papah sakitnya kambuh dan berpulang, dan belum sempat nyobain lift itu," tambahnya.

"Makanya mamah waktu pertama kali masuk rumah ini empat tahun lalu, naik lift nangis, kita semua berempat nangis di dalam lift, karena kita buat ini untuk papah," lanjut Denny.

Mengetahui fakta tersebut, Helmy lalu sadar akan maksud di balik lift tersebut.

Ia pun tampak kagum dengan bakti Denny kepada sang ayah.

"Jadi bukannya gagah-gagahan bukanlah, ini kan bakti kepada orang tua," tegas Helmy. 


(TribunWow.com/Rilo) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel