HEBOH Karir Gisel Hancur Lebur, Video Asusila Belum Kelar, Kini Isu Dipecat Brand Terkuak: Berpikir Pendek



Terkuaknya adegan asusila  antara Gisel dan pria yang akrab disapa Nobu itu kini merembet ke berbagai pihak.

Mulai dari Gading Marten, Adhietya Mukti, hingga Wijaya Saputra.

Nama Gisel hingga saat ini masih ramai diperbincangkan.

Kini sebagian besar perhatian warganet tertuju pada kasus video asusila yang menimpa Gisella Anastasia.

Kasus video asusila 19 detik yang viral beberapa waktu lalu tampaknya benar-benar membawa banyak perubahan besar untuk seorang Gisella Anastasia.

Tersandung kasus video asusila, posisi Gisel sebagai Brand Ambassador Madame Gie dikabarkan digantikan Amanda Manopo.

Bukan cuma terancam dipidana, kasus video syur tersebut juga sontak membuat imej Gisel hancur lebur.

Kini, ia bahkan dikabarkan akan dicopot dari posisinya sebagai Brand Ambassador sebuah produk kosmetik.

Ya, Madame Gie yang selama ini menjadikan Gisel sebagai Brand Ambassador disebut-sebut telah mengganti kekasih Wijin dengan Amanda Manopo.

Kabar ini mendadak muncul setelah Amanda Manopo menuliskan akun Madame Gie dalam bio di Instagram pribadinya.



Amanda Manopo menulis akun Madame Gie di bio Instagram

Seketika publik pun bertanya-tanya soal kebenarannya.

Pihak Madame Gie pun akhirnya buka suara.

"Kami dari pihak owner brand Madame Gie tentunya tidak ingin sesuatu hal yang buruk untuk semuanya, dengan adanya berita yang beredar tentunya kami dan tim harus memikirkan bagaimana langkah ke depannya," ucap Teddy Thjin saat dihubungi awak media, Sabtu (9/1/2021).

Meski begitu, pihak Madame Gie belum bisa memastikan secara jelas apakah posisi Gisel masih menjadi rekanan mereka atau sudah digantikan.

"Ya gimana, kami belum bisa memastikan semuanya," lanjutnya.

Lebih lanjut, pihak Madame Gie mengaku tidak ingin gegabah mengambil keputusan.



Maka dari itu, saat ini, mereka masih memikirkan nasib kerjasama mereka dengan Gisel.

"Seperti yang kami ucapkan sebelumnya, bahwa kami sedang memikirkan ke depannya bagaimana, biar bagaimana pun selama ini sudah berjalan dengan baik, dan tentunya kami harap akan selalu seperti itu," jelas Teddy.

"Tapi tentu saja, ini tidak bisa diputuskan secara gegabah dan berpikir pendek, banyak pihak terkait dan banyak sekali hal yang saling mendukung.

Jadi sementara ini, kami belum bisa memastikan," pungkasnya.

Gisel gemetar diperiksa

Baru-baru ini, Gisella Anastasia atau Gisel mengaku gemetaran dan sempat berpikir tidak dapat hadir saat menceritakan pengalaman pertama menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya.

Ibu dari Gempita Nora Marten (Gempi) ini menceritakannya saat Raffi Ahmad, Ayu Dewi, dan Vicky

Prasetyo menanyakannya soal itu pada program The Next Influencer ANTV, Rasuna Said, Karet

Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2021) malam.

Gisel datang sebagai juri tamu di acara The Next Influencer ANTV yang mencari bakat influencer.

Sebelum itu, Raffi Ahmad memanggil sosok yang akan membelalakkan mata Vicky Prasetyo.

Berbaju merah menyala, Gisel menyanyikan lagu Krisdayanti berjudul Yang Kumau.

Saat menyaksikan penampilan Gisel, terlihat Maia Estianty terpegun dengan memejamkan matanya cepat.

Sesudah menyanyikan lagu, Gisel mengaku masih gemetaran.

"Gemeteran kenapa?" tanya Vicky.

"Saya baru pulang dari Polda (Metro Jaya), pak!" ujar Gisel dengan nada riang bercampur cemas.

Dia pun menjawab sambil tersenyum lebar.

"Saya pikir, saya nggak ke sini, malam ini, pak," ucapnya.

Raffi berusaha mencairkan suasana dengan meminta Gisel belajar dari Vicky Prasetyo yang punya pengalaman yang sama, agar tidak grogi.

Ya, Vicky Prasetyo pernah berurusan dengan aparat hukum atas kasus pencemaran nama baik mantan istrinya, Angel Lelga.

Bermula dari menggerebek rumah Angel Lelga pada 2018 silam.



Gisel merasa tenang karena ada Vicky Prasetyo yang senasib dengannya dari jauh.

"Oh, setidaknya, pernah merasakan (pemeriksaan polisi), ya sudahlah," tutur Gisel sembari yang ditutup dengan goyangan rambut ke kanan.

Vicky menguatkan Gisel agar kuat menghadapi cobaan.

Pengingat saja, Gisel selesai menjalani pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya selama 10 jam atas kasus video syur yang menimpa dirinya dan Michael Yukinobu De Fretes.

Pemeriksaan bermula dari pukul 9.45 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Jauh dari sebelum Ia ditetapkan sebagai tersangka banyak warganet yang merasa iba dengan nasib Gempi.

Maka itu, tak jarang banyak warganet yang meminta Gempi diasuh oleh sang ayah saja, Gading Marten.

Saking ramainya kasus ini, Komisi Nasional Perlindungan Anak sampai ikut turun tangan demi nasib masa depan Gempi.



Pihak Komnas Perlindungan anak meminta agar Gading mengambil segera hak asuh Gempi.

Alih-alih bukan menyetujuinya, Gading malah tak mau jika anak semata wayangnya tinggal di rumahnya.

Nyatanya banyak sekali pihak-pihak yang meminta Gading untuk mengabil alih hak asuh Gempi.

Mendengar hal tersebut Gading pun langusng membongkar alasannya mengapa Ia tak mau jika Gempi tinggal di Rumahnya.

Sebelum kejadian ini terjadi, Gading Marten sempat mengutarakan keberatannya untuk mengasuh Gempi.

Apalagi jika Gempi sampai menginap di rumahnya.

Hal itu diutarakan Gading saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube 3SECOND TV.

Saat itu, Soleh menanyakan perihal bagaimana Gading kalau ingin bertemu dengan Gempi usai bercerai.

"Kalau gue sama Gempi kapan aja gue bisa, nggak apa-apa. Kapan pun gue bisa gue main sama Gempi. Cuma kalau mau nginep. Nah, itu yang perlu bilang sama Gisel, 'aku mau nginep ya'. Jadi dia yang ngalah," ujar Gading.

"Lebih enak main ke sana karena mainan Gempi di sana semua. Ada kolam renang, ada kucingnya, dia lebih gampang. Kalau ke rumah gue harus bawa dulu kan semua kasian," lanjut Gading.

Alasan lainnya adalah karena rumah Gading Marten sudah jadi tempat nongkrong teman-teman lelakinya.

Apalagi ia kini tengah mengurus kanal YouTube KUY Entertainment yang dibangunnya bersama Raffi Ahmad.

Hal itu membuat rumah tersebut jadi sudah tidak kondusif lagi jika ditinggali oleh seorang bocah.

"Dan rumah lu udah bujangan banget?" tanya Soleh.

"Iya, bener," jawab Gading sambil tertawa.

"Tapi kalau dia kangen sama Andara terutama teman-temannya di Andara kan kaya Rafathar, siapa, dia sekali-sekali datang ke Andara," lanjutnya.

"Tapi nggak nginep?" tanya Soleh.

"Nggak nginep karena rumahnya udah bener (bujangan banget) bahaya," ujar Gading tertawa.

Komnas Perlindungan Anak Minta Alihkan Hak Asuh Gempi

Ketika mendengar kabar Gisel menjadi terangka, pihak Komnas Perlindungan Anak langsung bergerak cepat untuk menangani Gempi.

Terkait penetapan Gisel sebagai tersangka, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) memberikan rekomendasi hak asuh anak.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, memberikan tanggapan dan saran soal hak asuh anak perempuan Gisel dan Gading Marten, yakni Gempita Nora Marten.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah dikanal YouTube KH Infotainment, Kamis (31/12/2020).

Arist mengatakan sudah sewajarnya hak asuh anak yang semula diberikan kepada Gisel dicabut.

Ia merekomendasikan agar hak asuh Gempi berpindah kepada sang ayah, Gading Marten.

Menurut Arist, apa yang dilakukan oleh Gisel adalah tindakan yang memalukan.

"Pemeran video asusila yang heboh dan viral di tengah-tengah masyarakat, sungguh memalukan,"

"Sudah selayaknya hak asuh untuk sementara bisa dicabut dan diserahkan kepada Gading sebagai bapak,"

"Karena perilaku ini adalah satu pemenuhan unsur untuk sebuah persyaratan penetapan pengadilan untuk mencabut hak asuh dari ibunya," tambah Arist.

Arist menyebut, rekomendasi mencabut hak asuh anak dari Gisel lalu diberikan kepada Gading adalah demi kepentingan terbaik untuk sang anak, Gempi.

Peristiwa ini harusnya menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk Gading dan Gisel.

"Oleh karena itu, Komnas Perlindungan Anak merekomendasikan kepada Gisel untuk menyerahkan kepada Gading."

"Dan Gading juga bisa mengajukan penetapan pengadilan, untuk sementara hak asuh ada padanya," jelas Arist.

Terkait kasus video asusila, Aries menyebut tindakan Gisel tersebut merupakan hal yang tidak masuk akal dilakukan oleh seorang ibu.

"Sungguh tidak masuk akal, ini dilakukan oleh seorang ibu, yang serba cukup tidak ada kekurangan tapi mempunyai perilaku yang mengabaikan dan menghancurkan masa depan keluarga itu sendiri," tandas Arist.


sumber : palembang.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel