DIAM-DIAM Teddy Datangi Pengadilan Agama, Konsultasi Soal Hak Waris Lina, Ini Kata Kuasa Hukum


Suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana baru-baru ini mendatangi Kantor Pengadilan Agama Bandung, Jawa Barat bersama pengacaranya.

Kedatangan Teddy Pardiyana tersebut dimaksudkan untuk berkonsultasi terkait hak waris Lina Jubaedah.

Teddy mengaku jika tidak menemukan solusi bersama anak-anak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina.

Diketahui Teddy Pardiyana dan anak-anak Sule berseteru soal harta warisan Lina Jubaedah. Keduanya saling klaim berhak mendapatkan harta mendiang mantan istri Sule tersebut.

Teddy Pardiyana terlihat memakai kemeja lengan panjang biru ditemani Ali Nurdin, pengacaranya.

Teddy mengaku ingin melakukan konsultasi hukum terkait harta warisan almarhumah istrinya.

"Mau konsultasi hak waris sama ahlinya," kata Teddy Pardiyana, di tayangan YouTube SelebOnCam.

Setelah konsultasi, Teddy Pardiyana menyatakan bahwa dirinya berhak mendapatkan hak waris dari almarhumah Lina Jubaedah.

"Kami hanya meyakinkan, apakah benar menjadi ahli waris almarhumah. Sekarang semakin yakin bahwa 100 persen Kang Teddy dan bayinya adalah ahli waris almarhumah," jelas Ali Nurdin.

Menurut Ali Nurdin, upaya musyawarah Teddy Pardiyana dengan Putri Delina dan Rizky Febian tidak bisa ditempuh.

Teddy Pardiyana juga sempat menyingung Rizky Febian dan Putri Delina tidak pernah memberikan perhatian ke adik tirinya, buah pernikahan almarhumah Lina Jubaedah dan Teddy.

Sekedar informasi, kuasa hukum Teddy, mengatakan bahwa upaya musyawarah Teddy dan pihak Putri Delina serta Rizky Febian tak bisa ditempuh, langkah hukum pun tak segan diambil. 

Rebut hak waris Lina Jubaedah


Melansir WartaKota.com berjudul "Teddy Pardiyana Sambangi Pengadilan Agama Bandung Pertanyakan Hak Waris Almarhumah Lina Jubaedah",

Ali Nurdin bersikukuh bahwa Teddy adalah ahli waris yang sah dan hanya meminta haknya.

Teddy sempat menyingung bahwa Rizky Febian dan Putri Delina tak perhatian ke adik tirinya yakni buah cinta Lina Jubaedah dan Teddy Perdiyana. 

Selain itu, Ali juga menyinggung komentar Sule, yang merasa tidak akan jatuh miskin bila sebagian harta warisan Lina dibagi ke Teddy.

"Kalau bahasanya 'Gue orang kaya, gue punya, sini gue ambil'. Bukan itu masalahnya, ini ada hak orang lain yang lu simpan, lu kuasai," tegas Ali.

"Janganlah, dosa. Kasih aja haknya, nggak akan miskin juga kok," kata Ali Nurdin.

Bantah jual harta almarhum Lina


Teddy Pardiyana menanggapi kabar telah menjual harta peninggalan almarhumah Lina Jubaedah, istrinya.

Melalui Ali Nurdin, pengacaranya, Teddy Pardiyana membantah kabar tersebut.

Menurut Ali Nurdin, kliennya tidak menjual harta peninggalan almarhumah Lina Jubaedah karena masih atas nama orang lain.

"Lucu ya. Kalau dibilang menjual aset berupa rumah, padahal bukan atas nama si penjual, itu mustahil. Nggak mungkin," kata Ali Nurdin dikutip dari kanal YouTube Seleb Oncam News, Rabu (23/12/2020).

Kabar tersebut berhembus setelah Rizky Fenian mempertanyakan uang hasil penjualan kamar kos-kosan yang dibangun almarhumah Lina Jubaedah dari uang Rizky Febian.

"Kalau memang harta gono gini, terus dijual sama suami yang baru, caranya gimana? Kan pasti ada pemalsuan dokumen. Jual rumah bukan kayak jual pisang goreng," lanjutnya.

Ali Nurdin menyatakan, ada prosedur panjang untuk menjual rumah, dan jika Teddy Pardiyana melakukan hal tersebut, maka kliennya bisa dipidanakan.

"Jangankan hari ini, mungkin sebulan atau dua bulan lalu Teddy sudah ditangkap polisi karena melakukan pemalsuan," jelas Ali Nurdin.

Pelawak Sule menjelaskan anak sulungnya itu tidak menuding siapapun.

Selama ini Rizky Febian hanya mempertanyakan haknya yang berupa uang hasil pengelolaan rumah kos-kosan yang saat ini dikelola Teddy Pardiyana.

"Iky nggak nuding siapa-siapa. Dia hanya mempertanyakan kemana haknya," ujar Sule di TransTV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

Polemik urusan harta warisan almarhumah Lina Jubaedah kembali memanas ketika Teddy Pardiyana mempertanyakan hak Bintang, putrinya buah cinta dengan almarhumah Lina Jubaedah.

Soal uang Rp650 juta

Sementara itu, uang Rp 650 juta yang diklaim Teddy Pardiyana telah dicampur dengan harta Lina Jubaedah mulai terkuak. Sosok ini beberkan uang itu sudah habis untuk biaya restoran milik Teddy.

Kisruh harta warisan Lina Jubaedah yang diributkan Teddy Pardiyana masih berlanjut.

Fakta-fakta baru terkait kejelasan harta warisan Lina Jubaedah mulai terkuak.

Akhirnya terungkap uang Teddy Pardiyana Rp 650 juta yang diklaim dicampur dengan harta almarhumah Lina Jubaedah.

Ternyata, uang Teddy Rp 650 juta itu sebagian besar dipakai untuk bisnis restoran geprek yang dibuatnya sendiri.

Hal itu dibongkar Ecet, orang kepercayaan Lina Jubaedah yang dihadirkan Rizky Febian dalam konferensi pers di Kantor Pengacara Hudaya & Associates, Sabtu (19/12/2020).

Ecet yang ikut bersama Lina Jubaedah selama bertahun-tahun ini mengakui memang Teddy memiliki uang Rp 650 juta.

"Untuk biaya sewa Rp 300 juta selama 2 tahun. Dan untuk alat-alatnya Rp 200 juta," kata Ecet.


(Surya.co.id/Pipit Maulidiya) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel