DIKUAK Niat Teddy Persoalkan Harta Lina, Kuasa Hukum Soroti Sikap Diam-diam Teddy: Cek Barang Hilang


Kuasa hukum Teddy bongkar niat pihaknya persoalkan harta Lina Jubaedah.

Teddy disebut oleh kuasa hukumnya kerap diam-diam beraksi.

Hal tersebut berkaitan dengan mengamankan harta warisan Lina termasuk jatah untuk anaknya bersama Teddy.

Ada sikap diam-diam dilakukan Teddy terhadap harta Lina.

Semua dibongkar oleh kuasa hukumnya sendiri.


Perseteruan Teddy dan komedian Sule hingga saat ini masih bergulir.

Bahkan, Sule dan Teddy juga membawa-bawa pihak anak-anak Sule yakni, Putri Delina dan Rizky Febian.

Masalah semakin runyam ketika Rizky Febian menanyakan soal berbagai aset Lina ke Iky yang terus diperjualbelikan.

Terbaru, pengacara Teddy membongkar niat asli Teddy persoalkan harta Lina.

Teddy Pardiyana yang sejak awal menggebu-gebu menuntut harta warisan Lina kini malah nyalinya ciut.

Padahal anak-anak Sule sudah menuruti keinginannya untuk bertemu dan membahas hal ini bersama.

Namun Teddy malah menghilang bak ditelan bumi setelah sebelumnya mengaku tak tenang didatangi preman.

Masih tak diketahui keberadaannya, kuasa hukum Teddy lah yang tampaknya menggebu untuk mengalahkan kubu Sule.

Kuasa hukum Teddy, Ali Nurdin mengatakan pihak Sule ketakutan jatuh miskin jika harta Lina diminta Teddy.


Lantas, kuasa hukum juga menyoroti niat sebenarnya Teddy demi mengamankan harta warisan Lina sejatinya untuk apa.

Motif Teddy hanya ingin jaga harta warisan mendiang istrinya.

Hal ini disampaikan Ali Nurdin dlansir dari YouTube KH Infotaintment yang dikutip pada (29/12/2020).

Ali Nurdin mengatakan aksi Teddy membuka deposit box adalah bukan untuk menguasai harta warisan Lina.

Teddy bahkan diam-diam kerap mengecek aset berharga milik Lina masih ada.

"Kalau soal membuka deposit, ya dilihat ada yang hilang nggak. Kalau ada yang hilang laporkan ke pihak kepolisian," tutur Ali Nurdin.

"Mungkin si Teddy dia membuka, mengecek itu ada yang hilang nggak, sama-sama," jelasnya.

Ali sendiri tak tahu kapan Teddy bersedia untuk membeberkan alasannya menghindari dari media usai henoh soal harta.

"Sebenarnya saya sudah berkomunikadi dengan Teddy bahwa besok akan mengadakan presscon," ucap Ali Nurdin.

"Biar Teddy sendiri yang akan mengklarifikasi ke teman-teman media," pungkasnya.


Selain itu, Ali Nurdin juga geram lantaran kliennya dituding sudah memeras harta warisan Lina Jubaedah.

Apalagi aset berhara Rizky Febian yang ditipkan pada mendiang Lina Jubaedah.

Nah soal uang yang dititipkan itu titipnya ke siapa? Masa nitipnya ke Z nagihnya ke X kan nggak nyambung," ucap Ali Nurdin dikutip dari YouTube Seleb On Cam (22/12/2020).

"Kalau sudah meninggal kan bisa dilacak itu ke bank transaksi (rekening) terakhirnya," sambungnya.

"Saya juga tidak mau Teddy mengambil yang bukan haknya. Gampang kok sebenernya pembuktiannya," pungkasnya.

Sementara itu, melihat tidak ada jalan terang atas permasalahan perebutan harta warisan Lina ini, pihak Teddy mengaku ingin jalan tengah.

Setelah Rizky Febian dan Putri Delina, kali ini pihak Teddy Pardiyana yang kembali angkat bicara.

Pengacara Teddy Pardiyana, Ali Nurdin, terang-terangan menyentil Sule.

Soal harta warisan mendiang Lina Jubaedah, Ali Nurdin meminta Sule untuk kembali belajar.

Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube seleb oncam news, Rabu (23/12/2020).

Ali Nurdin minta warisan Lina dibagi 2.

Yakni, untuk anak-anak Sule dan Teddy.

"Teddy punya hak, anaknya punya hak waris dari almarhum," ujar Ali.

"Kalau enggak diperjuangkan ya salah juga, harus diperjuangkan."


Tak hanya itu, Ali pun meminta Sule mengikuti hukum Islam.

Secara agama, Ali menyebut Teddy terima hak warisan Lina Jubaedah.

"Tadi kebetulan ada salah satu ustaz nasional yang memberikan statement bahwa kalau memang belajar hukum Islam, kalau dia merasa beragama Islam dan menjalankan syariat Islam," ucap Ali.

"Itu ada aturannya, harus dijalankan."

Ali semakin menyindir Sule saat membicarakan kekayaan ayah 4 anak tersebut.

Ia menilai Sule sudah cukup kaya sehingga tak perlu memerebutkan harta Lina.

"Kalau bahasanya 'gue orang kaya, gue punya, sini gue ambil'," tutur Ali.

"Bukan itu masalahnya, ini ada hak orang lain yang lo simpan, lo kuasai."

"Janganlah, dosa. Kasih aja haknya, enggak akan miskin juga kok," lanjutnya.


Ali kembali menegaskan hak Teddy dan anaknya mendapatkan warisan Lina.

Bahkan, jika sertifikat aset atas nama Sule, Teddy disebutnya masih punya hak waris.

"Selama itu atas nama Kang Sule, atas nama almarhum, selama itu dihasilkan selama tenggang waktu pernikahan, itu bagi 2," kata Ali.

'Udah ada hukumnya, jadi kalau ada statement 'Urusan Teddy apa? Itu seritifikatnya atas nama Sule'."

"Ya belajar lagi hukum warisnya, belajar lagi hukum perkawinannya, belajar lagi agama Islamnya."

"Jadi biar paham, satu frekuensi," tandasnya.


sumber : jatim.tribunnews 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel