TERKUAK Sebelum Tewas, Keluarga Ayu Ungkap Sejumlah Kejanggalan Korban: Tukar Sarung Bantal dengan Ibu


Warga di sekitar Penginapan Dewi Residen II Kacang Pedang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihebohkan dengan penemuan seorang mayat wanita pada Sabtu (14/11/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Mayat wanita yang diidentifikasi bernama Ayu ini diduga dibunuh oleh seorang lelaki.

Dikutip TribunWow.com dari Bangka Pos pada Selasa (17/11/2020), keluarga mengungkapkan sejumlah kejanggalan kelakuan korban sebelum diduga meninggal pada Selasa (10/11/2020) malam.


Kakak Ayu, yakni Iwan (32) mengatakan bahwa sang kakak sempat menukarkan sarung bantal miliknya dengan milik ibu.

"Beberapa hari sebelumnya dia (Ayu, korban-red), sempat memukar sarung bantal ibu."

"Sarung bantal ibu itu dipakai oleh dia, dan sarung bantalnya dipakai ibu,"cerita Iwan.

Kejanggalan lain diungkapkan oleh sang adik, Novi (18).

Novi mengatakan, kakaknya sempat memberikan sejumlah pakaian yang dimiliki kepadanya.


Padahal biasanya sang kakak tidak suka barangnya dipakai oleh orang lain.

"Biasanya pakaian yang dimilikinya itu, tidak pernah dikasih dan dia marah kalau dipakai."

"Ini diberikan semuanya kepada saya," jelas Novi.

Tak hanya itu, Novi mengatakan bahwa sang kakak biasanya keluar rumah menggunakan gamis.

Namun saat keluar pada Selasa sore, ia pergi dengan menggunakan celana jeans.

Sementara itu, ayah korban bernama Hasanusi meminta agar polisi segera membekuk pelaku.

Pasalnya, pelaku juga mengambil motor milik korban.

Apalagi surat-surat motor juga dibawa oleh pria tersebut.

"Karena surat kendaraan tersebut diambil oleh almarhumah dari rumah malam hari."

"Saya mengetahuinya, saat ingin membayarkan angsuran motor adiknya, karena surat itu tergabung bersama surat kendaraan motor yang lain," jelas Hasanusi.

Menurut Hasanusi, Ayu sendiri jarang membawa surat-surat motor pergi.

Ia mengaku kurang tahu mengapa Ayu bertingkah demikian.

"Pagi pagi sekali dilihat tidak ada lagi, BPKB motor itu. Biasanya, surat kendaraan itu tidak pernah diambil oleh beliau," lanjutnya.


Sosok Terduga Pelaku

Penjaga penginapan tempat mayat Ayu ditemukan, Purtarto menyebutkan bahwa sebelum meninggal korban sempat menginap dengan terduga pelaku.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin (16/11/2020), Purtarto menyebutkan bahwa pria tersebut pernah bekerja sebagai karyawan di penginapan dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Dia itu dulunya pernah kerja di Penginapan 1 di Selindung. Kemudian kerja juga mengecat penginapan 2 di Kacang Pedang ini," ujar Purtanto kepada Kompas.com, Minggu (15/11/2020).

Purtarto mengatakan dirinya terakhir bertemu dengan terduga pelaku berinisial YH pada Selasa (10/11/2020).

Ia sempat meminjam kamar untuk beristirahat.

Lalu resepsionis meminjamkan kamar yang sedang dalam perbaikan.

Kamar tersebut AC-nya rusak.

Sepengetahuannya, YH sudah berkeluarga.

"YH ini sudah berkeluarga. Kabarnya dari Palembang," ujar Purtanto.

Sejak bertemu pada Selasa, ia mengaku sudah tak melihat lagi keberadaan YH.

Purtarto juga tidak terlalu jelas tahu bahwa YH membawa seorang perempuan.

Sementara itu saat menemukan jenazah Ayu pada Sabtu pagi, karung tempat menyimpan jasad korban itu dalam keadaan terikat rapi.

Diduga pelaku sebenarnya akan membawanya keluar dari penginapan.

"Saya waktu mau membukanya cukup kesulitan, karena sudah terikat rapi. Kemudian akhirnya dirobek pakai pisau, tampak bagian lutut pakai celana jins," ujar Purtanto.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan, terduga pelaku saat ini dalam pengejaran.

YH rupanya juga membawa kabur sepeda motor korban merek Honda Beat dengan nomor polisi BN 4578 PC.

"Sebuah sepeda motor korban juga diduga dibawa pelaku," kata Adi. 


(TribunWow.com/Mariah Gipty) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel