Roy Suryo Ungkap Fakta Baru, " KENAPA " Suara Pada Video Gisel Dihilangkan ?


Aparat kepolisian sejauh ini masih memproses kasus penyebaran video mirip artis Gisella Anatasia atau Gisel.

Dari proses yang dilakukan, aparat kepolisian akhirnya menetapkan dua orang yang diduga sebagai penyebar video asusila mirip Gisel itu di Twitter.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, terduga pelaku penyebar, MN dan PP sudah mengungkapkan sumber video yang mereka sebar.

Sementara itu ahli telematika, Roy Suryo juga kembali mengungkap temuan baru kasus tersebut.

Pakar Telematika Roy Suryo tampak curiga pada suara di video asusila mirip Gisel itu.

Roy Suryo merasa curiga karena video viral yang disebut mirip mantan istri Gading Marten itu suaranya dihilangkan.


Hal itu disampaikan dalam tayangan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, Kamis (13/11/2020).

Diketahui video yang diduga mirip artis tersebut menjadi viral di media sosial, sehingga berujung laporan hukum.

Sebagai pakar telematika, Roy Suryo lantas turut menganalisis video tersebut.

"Pertama, ini harus hati-hati karena saya sangat mendukung penuh upaya dari pelaporan dan upaya dari Polda Metro Jaya," ungkap Roy Suryo.

"Kenapa saya harus bilang hati-hati? Ini penting. Ini memang perlu dicari siapa pembuatnya atau siapa perekayasanya," lanjutnya.

Roy Suryo mengungkapkan fakta bahwa video tersebut diduga telah direkayasa pihak tertentu yang menyebarkan.

Sedangkan video tersebut memang benar-benar asli, meskipun belum dapat ditetapkan identitas pelakunya.

Ia lalu menjelaskan proses rekayasa yang dilakukan si pembuat video.

"Video ini sebenarnya hasil retake. Hasil retake itu adalah video sebenarnya, ada seorang wanita dan laki-laki yang sedang melakukan sesuatu yang saya tidak berniat menilai moralnya," ungkap Roy Suryo.

"Tetapi itu kemudian direkam ulang menggunakan gadget," paparnya.

"Artinya video itu diputar, kemudian direkam ulang, jadi ini retake," lanjut mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga ini.


Lebih lanjut Roy Suryo mengungkapkan dugaannya terkait alasan si penyebar merekayasa video syur itu, bukannya langsung menyebarkan video aslinya.

"Kenapa direkam ulang itu ada maksudnya, supaya dia tidak terdeteksi kapan video ini dibuat yang asli," jelas Roy Suryo.

"Bahkan suaranya dihilangkan," tambahnya.

Maka dari itu, ia menjelaskan belum dapat disimpulkan siapa pemeran sebenarnya dari video tidak senonoh tersebut.

"Jadi artinya ini krusial sekali, siapa pelaku pembuat pertama video," ungkapnya.

"Dari situ saya bisa pastikan, lelaki dan wanita yang ada di video itu, terutama wanitanya itu adalah orang beneran. Orangnya ada, real, dan kita sudah analisis itu bukan orang yang ditempel wajahnya," jelas Roy Suryo.

Asal Mula Video Asusila Mirip Gisel Terbongkar

Sementara itu, dilansir dari Wartakota.com,  melalui pemeriksaan, aparat kepolisian juga mendapat keterangan mengenai motif dibalik penyebaran video itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan keterangan tersangka, sumber video itu didapat dari satu akun media sosial.

"Awalnya adalah dia memang mendapatkan dari salah satu akun media sosial. Kemudian dia share secara masif. Untuk apa? Untuk menaikkan follower mereka," ujar Yusri.

Menurut Yusri, tujuan lain dari kedua tersangka setelah memiliki followers dalam jumlah banyak supaya mereka dapat mengikuti kuis berhadiah di media sosial.

Saat ini, kasus video syur mirip Gisel saat ini sudah masuk tahap penyidikan.


Namun demikian, kepolisian masih mengejar pelaku lainnya yang menyebarkan pertama kali dan yang membuat video syur mirip Gisel.

"Kemudian dari hasil sekarang yang jadi tersangka, rencana tindak lanjut ke depan, hari Senin kami akan memanggil saksi ahli IT, untuk membuat lebih terang lagi perkara ini," ucap Yusri.

Polda Metro Jaya juga akan memanggil Gisel untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini.

Gisel dijadawalkan akan diperiksa polisi pada tanggal 17 November 2020.

"Pada saat kita lakukan pemeriksaan (terhadap tersangka), tersebut nama artis yang mirip itu, inisialnya GA. Rencananya kita lakukan periksa sebagai saksi hari Selasa kita undang di sini," kata Yusri.


(SRIPOKU.COM / WARTAKOTA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel